Menanam Ari-ari….

ini ni yang harus dicatet… biar nanti punya anak kedua bisa mempersiapkan diri huehuehuhue

Upacara kelahiran (Jatakarma Samskara).

Upacara ini dilaksanakan pada waktu bayi baru dilahirkan. Upacara ini adalah sebagai ungkapan kebahagiaan atas kehadiran si kecil di dunia.

Menurut hindu di bali beberapa hal yang harus dilakukan pas kelahiran bayi (pengalaman suamikuh ni) :

  • payuk/kendil kecil (untuk membersihkan ari-ari)
  • kelapa dibersihkan, potong tengah-tengahnya, masukkan ari-ari kedalamnya, bungkus terlebih dahulu ari-ari dengan kain putih, bersamanya dimasukkan juga jarum, duri-durian, rempah-rempah, tulisan ha-na-ca-ra-ka, tulisan yang berisi harapan2 orang tuanya.. buku tulis, pensil (biar pintar).. (nanti kita bahas maknanya yukss)… setelah itu kelapa yang berisi ari2 dan lain-lain ditanam di sebelah kanan dekat pagar rumah (karena anak laki-laki), kalo anak perempuan sebelah kiri…
  • Perlu diingat sebelum kendil atau kelapa itu digunakan, pada bagian tutup kendil atau belahan kelapa bagian atas ditulisi dengan aksara OM KARA (OM) dan pada dasar alas kendil atau bagian bawah kelapa ditulisi aksara AH KARA (AH) .
  • Mantra menanam ari : “Om lbu Pertiwi rumaga bayu, rumaga amerta sanjiwani, angermertani sarwa tumuwuh si anu (kalau bayi sudah diberi nama sebutkan namanya) mangde dirgayusa nutugang tuwuh”. Artinya : “Om Hvang Widhi Wasa dalam manifestasi sebagai pertiwi, penguasa segala kekuatan, penguasa kehidupan menghidupi segala yang lahir/tumbuh, si anu (nama si bayi) semoga panjang umur”
  • Di samping tanah tersebut, dipasang sanggah cucuk kecil (gambar di bawah yah), sanggah cucuknya harus diisi tutup kulit bambu (ada yang jual)..
  • Di tanah bekas nanam ari2, diatasnya diberi penerangan dari lampu teplok… yang harus hidup apalagi waktu malem harus tetap hidup… lebih baik ditutup dengan keranjang.. biar ga diganggu binatang yang lewat
  • Di dalam kamar disiapkan dulang kecil yang berisi dapetan untuk memuja dewa kumara (dewa penjaga anak-anak). Dapetan, terdiri dari nasi berbentuk tumpeng dengan lauk pauknya (rerasmen) dan buah-buahan.
  • Waktu ibunya datang dari rumah sakit, siapkan segehan di depan rumah…
sanggah cucuk dan tempat ari2

sanggah cucuk dan tempat ari2

About these ads

2 Responses to “Menanam Ari-ari….”

  1. halo selamat sore, saya reporter di Jakarta sedang menulis tentang upacara adat utk anak/bayi. boleh kiranya sharing cerita tentang hal ini untuk di artikel saya? trims. mohon confirmnya ya.
    boleh e-mail ke hihi_nih@yahoo.com. terima kasih banyak…ya!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: